Di era yang serba
modern dan serba canggih ini rasanya sulit bagi kita untuk lepas dari
teknologi. Termasuk cara pembayaran secara tunai pun berangsur-angsur bergeser
menjadi non-tunai, baik itu menggunakan kartu (debit/kredit) ataupun transfer.
Bagi yang hobi berbelanja secara online, pembayaran melalui transfer pasti
sudah sangat familiar.
Walaupun sekarang
pembayaran melalui transfer antar bank sudah sangat mudah dan hanya dalam
hitungan detik, namun biaya transfer antar bank yang timbul terkadang menjadi
sebuah masalah bagi sebagian kalangan. Biayanya tidak begitu besar memang,
berkisar antara 6.500 – 7.500 sekali transaksi tergantung pada bank dan
jaringan yang digunakan. Tapi coba hitung jika kita melakukan 5 kali transfer
dalam sehari. Ah, jangan 5 kali lah, coba saja misalkan 2 kali sehari. Maka
dalam satu hari itu kita akan mengeluarkan biaya transfer sebesar 13 ribu
rupiah. Artinya sebulan adalah 390 ribu rupiah, ya itu sama dengan 4,6 juta
rupiah. Woww….
Hmm, rasanya saya
tidak sesering itu melakukan transfer, apalagi untuk transfer antar bank.
Okelah, kita buat hitungan yang lebih realistis. Dalam seminggu kita melakukan
transfer antar bank 2 kali yang artinya sebulan adalah 15 kali atau setahun 180
kali, itu artinya dalam setahun kita mengeluarkan biaya transfer sebesar 1,1
juta. Masih lumayan juga kan buat jajan bakso.
Memang beberapa bank
papan menengah punya kebijakan untuk memberikan subsidi terhadap biaya transfer
antar bank yang dilakukan oleh nasabahnya. Tapi jika kita cermati, ada beberapa
Syarat dan Ketentuan yang berlaku. Misalnya dengan menerapkan saldo minimal
sesudah transfer adalah 5 juta rupiah dan sebagainya. Adapula yang memberikan
gratis biaya transfer tersebut tanpa syarat, namun biasanya itu adalah sebuah
promo dengan jangka waktu tertentu.
Sebagai nasabah bank
papan menengah dan sangat mendukung program pemerintah yang telah mencanangkan
Gerakan Nasional Non Tunai, maka saya lebih senang melakukan pembayaran
menggunakan kartu ataupun transfer, sekalipun rekening tujuan transfer saya
tersebut tidak sama dengan bank tempat saya membuka rekening. Dan lebih
seringnya saya melakukan transfer secara gratis alias tanpa biaya.
Yup, saya menggunakan
aplikasi “FLIP” yang tersedia di PlayStore. Sebagai gambaran, flip ini membantu
transfer antar bank menggunakan rekening flip yang sama dengan rekening bank
tujuan transfer kita dengan sebelumnya kita mentransfer dana yang akan kita
kirimkan ke rekening bank milik flip yang sama dengan rekening bank kita.
Masih bingung
maksudnya? Kira-kira begini, jika kita memiliki rekening di Bank Muamalat dan
akan melakukan transfer dana ke rekening di Bank Mandiri maka kita melakukan
transfer ke rekening Bank Muamalat milik Flip, kemudian Flip akan ke meneruskan
transfer dana kita tersebut ke rekening Bank Mandiri yang kita tuju. Supaya
Flip juga tidak terkena biaya, maka Flip akan melakukan transfer nya melalui
rekening Bank Mandiri milik Flip.
Apakah transaksi ini
aman? Insya Allah aman, karena Flip ini telah mengantongi izin dari Bank
Indonesia. Nah, supaya Flip ini tidak dijadikan sarana untuk tindak pidana
pencucian uang (money Laundring), maka Bank Indonesia mewajibkan Flip untuk
melakukan verifikasi terhadap penggunanya secara tatap muka. Jangan khawatir,
verifikasinya sangat mudah koq. Hanya memakan waktu kurang dari 2 menit dan
dilakukan di lokasi-lokasi strategis yang akan dipandu oleh pihak Flip.
Tujuannya adalah melihat KTP kita dan memastikan kesesuaian data pada KTP
tersebut.
Untuk melakukan
transfer juga caranya sangat mudah, tidak berbeda jauh dengan cara kita
melakukan transfer menggunakan aplikasi mobile banking dari bank. Hanya ada
beberapa hal yang perlu kita perhatikan, antara lain adalah transfer hanya
dapat dilayani dari Hari Senin-Jum’at pukul 09.00-19.00 WIB dan Sabtu pukul
09.00-14.00 WIB. Transaksi yang dilakukan diluar jam layanan tersebut akan
dilakukan pada jam layanan berikutnya. Selain itu, jika kita melakukan transfer
kita juga diminta untuk memasukkan kode unik dalam akhiran nilai transfer kita.
Misalkan kita akan melakukan transfer sebesar 68 ribu dan kita diberikan kode
unik 50, maka kita harus melakukan transfer sebesar 68.050.
Lalu untuk apa nanti
nilai recehan yang terkumpul tersebut? Jika akumulasi nilainya sudah mencapai
10 ribu rupiah, maka dana tersebut dapat dikembalikan ke rekening kita.
Nah, sejauh ini saya
sudah 3 kali melakukan transfer niy, masih baru memang, tapi itu artinya saya
sudah menghemat dana sebesar 19.500 rupiah.
Jika kamu mau
mencoba, kamu bias mengunduh nya di Google PlayStore atau bisa klik link ini : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.flip







